Menu Tutup

Kenali Ciri Virus Corona dan Cara Penularannya untuk Melindungi Diri dan Keluarga

Ciri Virus Corona dan Cara Penularannya

Pandemi corona sekarang ini menjadi musuh bersama di seluruh dunia. Jumlah kasus positif corona secara global telah lebih dari 2 juta orang dengan jumlah kematian lebih dari 88.000 orang. Di Indonesia sendiri jumlah kasus positif corona mencapai 3.000 orang dengan jumlah kematian sekitar 300 orang. Angka yang sangat tinggi mengingat angka kematian global hanya sekitar 4%nya saja. Angka kematian di Indonesia pada awalnya disebabkan karena pasien positif covid belum mengetahui gejala atau ciri virus corona sehingga mengira penyakit yang diderita adalah penyakit biasa. Apalagi gejalanya memang diawali dengan batuk yang biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Kini masyarakat semakin pintar dengan mencari tahu mengenai gejala virus ini sehingga bisa membedakannya secara mandiri.

Bagi Anda yang belum mengetahui gejala dari virus corona, berikut ini adalah beberapa gejala yang dilaporkan terjadi oleh pasien-pasien yang telah positif virus covid19:

1. Kehilangan indera perasa dan penciuman.

Gejala ini baru disadari setelah corona mewabah di seluruh dunia. Pasien tidak bisa membau benda meski memiliki bau yang menyengat atau khas seperti lemon. Gejala ini bisa timbul di hari-hari awal hingga pasien sembuh dari virus tersebut.

2. Diare.

Diare juga merupakan gejala covid19 yang terjadi di awal infeksi. Diare yang terjadi tidak sering seperti pada diare bakteri dan tidak juga menyebabkan sakit perut.

3. Batuk kering.

Batuk kering merupakan gejala covid19 yang terjadi di hari kedua atau ketiga. Batuk kering ini akan semakin parah seiring lamanya virus berada di dalam tubuh penderita.

4. Demam.

Demam bisa mulai muncul di hari kelima dimulai dari demam ringan. Demam yang disebabkan covid19 akan semakin parah hingga mencapai 38 derajat lebih.

5. Sesak nafas.

Gejala covid19 yang berbahaya dan merupakan tanda pasien perlu mendapatkan pertolongan medis adalah sesak nafas. Gejala sesak nafas terjadi di hari ketujuh dan bisa semakin parah sehingga pasien memerlukan ventilator.

Meski beberapa gejala di atas dilaporkan oleh pasien covid19, namun ada juga orang-orang yang positif covid19 dengan gejala atau ciri virus corona ringan atau bahkan tanpa gejala. Meski begitu mereka tetap bisa menularkan virus melalui droplet saat berbicara, batuk ataupun bersin. Oleh karena itu, Anda dan keluarga harus melakukan cara-cara pencegahan yang maksimal seperti tidak keluar rumah jika tidak sangat perlu demi mencegah bertemu dengan mereka yang carrier covid19. Jika memang harus keluar rumah, selalu gunakan masker dan terapkan social distancing atau jaga jarak. Virus bukan hanya ditularkan melalui droplet yang terhirup secara langsung namun juga dari virus yang menempel di permukaan benda mati dan terbawa di tangan hingga bisa masuk melewati mata, mulut dan hidung. Jadi hindari menyentuh area wajah jika Anda belum mencuci tangan dengan air dan sabun.

Jika Anda merasakan salah satu gejala di atas, namun tidak merasa memiliki kontak dengan penderita positif covid19, jangan panik dengan buru-buru ke rumah sakit. Konsultasikan dulu gejala yang dimiliki dengan menghubungi dokter secara online di Halodoc. Anda juga bisa mendapatkan resep dokter melalui konsultasi tersebut dimana obat akan langsung dikirimkan ke rumah Anda. Namun jika gejala atau ciri virus corona lainnya mulai Anda rasakan dan semakin buruk setiap harinya, segera periksakan diri ke rumah sakit rujukan terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *